MASYARAKAT YANG MEMBANTU POLRI DIBERIKAN PENGHARGAAN OLEH KAPOLRES BANYUWANGI

DSC_0029BANYUWANGI, Humas Polres Banyuwangi – kebersamaan Polri dengan masyarakat di Bumi Blambangan terbukti keberadaannya, berbagai ungkap kasus yang dilakukan Polres Banyuwangi dengan Jajarannya tidak lepas dari peran serta masyarakat. Pada hari Senin tanggal 17 Maret 2014 bersamaan dengan upacara kesadaran nasional Kapolres Banyuwangi AKBP Yusuf,S.I.K.,M.Hum. memberikan penghargaan kepada masyarakat yang telah memberikan informasi kepada Polri adanya tindak pidana pencurian kekerasan di Kecamatan Wongsorejo, sehingga Polri dengan cepat meringkus para pelakunya. AKBP Yusuf,S.I.K.,M.Hum. mengungkapkan atas nama instansi saya berterima kasih atas peran serta masyarakat berbagai kasus yang terjadi dapat diungkap. Saya juga mengucapkan terima kasih atas kinerja yang dilakukan selama ini, berbagai upaya yang dilakukan anggota yang tidak kenal lelah menuai hasil prestasi-prestasi yang di dapat Polres Banyuwangi.

KAPOLRES BANYUWANGI SIAGAKAN POLISI DESA

BANYUWANGI, Humas Polres Banyuwangi – dalam menghadapi pesta demokrasi pada tahun 2014 Polres Banyuwangi beserta Jajarannya menyiagakan seluruh Bhabinkamtibmasnya. Peran Bhabinkamtibmas atau Polisi Desa dalam membina masyarakat yang ada didesa binaannya serta mengeliminir konflik yang ada didesa binaannya.sistem Bhabinkamtibmas atau Polisi desa berbasis deteksi, Solusi dan Gakkum Humanis merupakan sebuah formula untuk mensukseskan pemilihan umum tahun 2014. Selain menyiagakan Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan untuk mengeliminir konflik di Kabupaten Banyuwangi, Kapolres Banyuwangi AKBP Yusuf,SIK,M.Hum. juga akan menyiapkan sistem pengamanan yang kuat untuk mensukseskan pesta demokrasi di bumi Blambangan.

Perwira jebolan akademi Kepolisian tahun 1993 menginginkan sebuah kebersamaan yang solid kepada seluruh anggotanya untuk menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Sinergitas antar Instansi merupakan modal awal untuk mensukseskan jalannya pemilihan umum DPR,DPD dan DPRD maupun Capres dan Cawapres tahun 2014.

PETANI BINAAN POLDES PANEN RAYA PEPAYA

 _DSC0106BANYUWANGI, Humas Polres Banyuwangi–Sinergitas yang telah dibangun di Kabupaten Banyuwangi ini dapat terwujud karena peran semua elemen. Peran serta masyarakat serta sokongan dukungan dari semua elemen yang ada, sangat diperlukan untuk membangun Kabupaten Banyuwangi yang lebih baik. Dengan program pepayanisasi yang selama ini dikembangkan bersama masyarakat, serta peran sinergitas yang terus ditingkatkan tiga pilar yang ada di Kabupaten Banyuwangi.  Program pepayanisasi merupakan wujud pelayanan kepada masyarakat melalui sinergitas tiga pilar terus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan kesejahteraan masyarakat yang terus meningkat akan menekan angka kriminalitas di Kabupaten Banyuwangi. Kapolres Banyuwangi AKBP Yusuf,S.I.K.,M.Hum. mengungkapkan kejahatan ada bila ada kesempatan dan niat, bila kesejahteraan masyarakat sudah merata kesempatan dan niat itu kemungkinan kecil terjadi.

Program pepayanisasi yaitu sebuah program kepada masyarakat yang dilakukan tiga pilar yang ada di desa dengan membina masyarakat menanam pepaya. Program menanam pepaya ini dilakukan karena potensi yang ada di Kabupaten Banyuwangi yang sangat membutuhkan pepaya. Kebutuhan pepaya yang selama ini dipasok dari luar kota dapat dipenuhi. pada saat panen raya pepaya kami berbincang dengan salah satu petani pepaya yang mengungkapkan hasil pepaya sangat kami rasakan dan meningkatkan kesejahteraan kami.

POLISI DESA JADI PILOT PROJECT

BANYUWANGI, Humas Polres Banyuwangi– Njogo Deso, Mbangun Deso yang selalu didengung-dengungkan selama ini mendapatkan hasil. Satuan teratas Kepolisian telah merespon inovasi yang dilakukan Polres Banyuwangi. Ini terwujud dimana program Njogo Deso, Mbangun Deso akan ditayangkan distasiun TV swasta. Shooting yang dilakukan dari salah satu production house dari Jakarta akan menampilkan kegiatan yang dilakukan para Bhabinkamtibmas di masyarakat. Peliputan kegiatan sampai tingkat bawah ini bertujuan agar masyarakat mengetahui apa yang dilaksanakan prajurit Bhayangkara di tingkat paling bawah. Program yang selaras dengan keinginan masyarakat dimana keberadaan polisi ditengah-tengah mereka. _CSC0138

POLISI MENDEKATKAN DIRI DENGAN ANAK SEKOLAH

anak sekolah

BANYUWANGI, Humas Polres Banyuwangi– Polres Banyuwangi terus menelurkan inovasinya yang tidak ada hentinya demi pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Kali ini Kapolsek Muncar Kompol Ary Murtini,SIK. Tidak segan-segan terjun langsung dengan siswa-siswi sekolah dasar di Kec. Muncar, dimana kegiatan ini bertujuan agar Polisi lebih dekat kepada masyarakat dan menciptakan generasi masa depan yang bisa dihadapkan. Kegiatan yang mengenalkan etika dan estetika kehidupan agar anak-anak lebih mengerti aturan hukum dan norma-norma yang berlaku.

Program pendekatan polisi di dunia pendidikan tidak hanya di sekolah dasar tetapi juga sampai di perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Pendekatan melalui pendidikan bagi anak usai sekolah ini, mempunyai arti penting untuk membangun hubungan dan kedekatan polisi dengan masyarakat, menumbuhkan rasa aman masyarakat, juga berperan sebagai pendidik bagi anak. Program ini bertujuan untuk menekan angka kriminalitas yang dilakukan anak-anak dimana semakin hari semakin meningkat. Kapolres Banyuwangi AKBP Yusuf,SIK,M.Hum. juga menekankan kepada seluruh anggotanya agar lebih aktif dalam membantu masyarakat, dengan bahasa yang sangat sederhana program apapun kami laksanakan yang penting dapat dirasakan masyarakat. Program pendekatan didunia pendidikan juga menjadi bagian program Jogo Deso dan Mbangun Deso yang sudah dilaksanakan para Polisi desa.

 

TRADISI JAGONGAN DAN MOCOAN DIKEMBANGKAN OLEH POLISI DESA

BANYUWANGI, Humas Polres Banyuwangi– Bhabinkamtibmas desa Kemiren Kecamatan Glagah Kab. Banyuwangi berinovasi mengembangkan tradisi media Jagongan dan Mocoan untuk mendekatkan diri  dengan masyarakat binaannya. Apabila ada kedekatan dengan masyarakat akan memudahkan Bhabinkamtibmas bersama masyarakat menjaga dan membangun desanya. Kekompakan tiga pilar dengan masyarakat sangatlah dibutuhkan untuk menciptakan keamanan yang di dambakan Kepolisian Republik Indonesia, dimana masyarakat bisa menjadi Polisi bagi dirinya sendiri.

Kenapa tradisi jagongan dan mocoan harus di kembangkan, alasannya saya akan menghubungkan tradisi jagongan dengan budaya Pekewuh. Bilamana Bhabinkamtibmas dapat menciptakan hubungan yang baik dengan masyarakatnya pada akhirnya dapat menciptakan budaya pekewuh antara masyarakat dengan Polri. Dan masyarakat akan berbuat jahat atau melakukan tindak pidana akan pekewuh dengan Polisi. Didalam menciptakan keamanan lingkungan petugas kepolisian tidak sulit lagi karena dibantu oleh masyarakat.

BHABINKAMTIBMAS BINLUH KEPADA PETANI JERUK

image001BANYUWANGI, Humas Polres Banyuwangi– Program Njogo Deso, Mbangun Deso dibidang pertanian terus digalakan oleh para Bhabinkamtibmas Jajaran Polres Banyuwangi. Dengan pembinaan terhadap petani jeruk yang ada di Kecamatan Cluring. Berbagai upaya bersama masyarakat dalam membangun desa binaannya para Bhabinkamtibmas tidak segan – segan terjun langsung di tengah – tengah masyarakat membantu, memberikan motivasi kepada masyarakat dalam mengembangkan desanya.

Peran serta Bhabinkamtibmas dalam menjaga dan ikut membantu pembangunan di desa binaannya akan menjadikan sumbangsih pembangunan yang mantap dan menjadikan keamanan yang kuat. Keberadan tiga pilar yang selalu di gembar – gemborkan Kapolres Banyuwangi AKBP Yusuf,SIK,M.Si. merupakan program unggulan Polres Banyuwangi.