450 PERSONIL AKAN DIKERAHKAN POLRES BANYUWANGI UNTUK PENGAMANAN PELANTIKAN

DSC_0141BANYUWANGI, Humas Polres Banyuwangi – Menjelang Pengamanan pelantikan calon Legislatif yang terpilih Polres Banyuwangi beserta jajarannya melakukan berbagai persiapan. Dimana rapat koordinasi, apel persiapan dan gladi pengamanan  yang dipimpin langsung oleh Kapolres Banyuwnagi AKBP Tri Bisono Soemiharso.S.I.K.. semua kegiatan mulai pra,  pelaksanaan pengaman dan pasca pengamanan bertujuan untuk mensukseskan pelantikan anggota Legislatif, terlebih menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif di Kab.Banyuwangi. Kapolres Banyuwangi mengungkapkan Polres Banyuwangi akan mengerahkan  300 lebih personil Polri, dengan dibantu oleh 157 personil instansi terkait untuk mensukseskan pelantikan anggota legislatif yang terpilih. Kantor DPRD dan sekitar lingkungan akan kami sterilkan untuk mencegah kemungkinan yang akan terjadi, serta akses jalan menuju kantor DPRD kami tutup hanya tamu undangan yang memiliki id card yang di perbolehkan masuk. Kami juga akan mendatang tim penjinak bom dari satuan atas ungkap Tri Bisono.

Coffee Morning di Senin pagi.

BANYUWANGI, Humas Polres Banyuwangi – Coffee morning yang dilaksanakan Kapolres Banyuwangi AKBP Tri Bisono pada hari Senin tanggal 18 Agustus 2014 setelah dilaksanakan apel pagi. Kegiatan coffe morning yang dipimpin langsung oleh AKBP Tri Bisono, dimana kegiatan itu membahas kegiatan yang akan dilaksanakan dan mengevaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan. Coffee morning ini dikandung maksud untuk merefres kembali dan mengektifkan tupoksi anggota. Mencari solusi atas permasalahan-permasalahan yang dihadapi dan dipecahkan bersama. kebersamaan ini bertujuan menciptakan suasana santai antara pimpinan dengan anggota. Sharing segala permasalahan bisa diungkapan tanpa rasa canggung oleh anggota.

PELANGI KAPAL DIATAS PELABUHAN KETAPANG

_DSC5271BANYUWANGI, Humas Polres Banyuwangi – selaras dengan kemajuan alam semesta yang menuju keterpaduannya, manusia semakin maju untuk berpikir. Aneka warna kegiatan masyarakat di muka bumi ini sangatlah beragam. Ini terlihat dari banyak kegiatan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi dimana event tahunan yaitu budaya mudik dan balik yang dilakukan musafir yang mencari peruntungannya di pulau Dewata. Pusat perhatian dalam tertuju di pelabuhan Ketapang tidak terkecuali dari petugas yang berseragam coklat yang melaksanakan pengamanan untuk memberi rasa aman dan nyaman. Kapolres
Banyuwangi mengeluarkan kartu pelangi kapal untuk mengurai kemacetan dan penumpukan kendaraan di Pelabuhan atau disekitar pelabuhan. Kartu pelangi kapal ini adalah kartu antrian yang dipergunakan untuk kendaraan yang akan mengantri untuk diseberangkan ke pulau Bali. Ada empat jenis warna kartu antrian ialah warna ungu,merah,kuning dan biru dimana kartu ini merupakan tahapan-tahapan antrian untuk memasuki Kapal. Dimana kartu warna hijau bisa langsung memasuki Kapal,akan tetapi sebelum memiliki kartu warna merah terlebih dahulu harus melewati tahapan kartu antrian. Kartu antrian yang berwarna-warni ini mensimbolkan kantong-kantong parkir yang dipergunakan.

Dalam pelaksanaannnya Kapolres Banyuwangi AKBP Tri Bisono mengatakan kartu anggotanya akan menerapkan diberikan saat pos pertama di halaman Stasiun Banyuwangi Baru. Lalu kartu ungu digunakan pada pos kedua di halaman Pelabuhan Tanjungwangi. Pos ketiga yang menggunakan kartu biru bertempat di halaman Terminal Sritanjung, Ketapang. Dan untuk pos terakhir lokasinya di lapangan Pelabuhan ASDP Ketapang, dengan kartu berwarna merah.”Jika kedapatan kendaraan tak mematuhi aturan dengan tidak melewati pos, langsung kami beri sanksi. Memutar kembali ke awal lagi. Namun saat kendaraan sepi metode ini tak kita gunakan,” jelas kapolres. Untuk kelancaran metode ‘Kartu Pelangi’ ini, Polres Banyuwangi, juga menempatkan personel di sejumlah titik kedatangan kendaraan penumpang. Seperti di Watudodol dan jalan lingkar. Sehingga akses informasi dan pengaturan kendaraan bisa terkodinir dengan matang.Dari pengamatan di lapangan, hingga H+7 lebaran ini, antrean panjang penumpang belum terjadi di Ketapang. Kalaupun terjadi lonjakan penumpang, bisa langsung terangkut pada keberangkatan kapal selanjutnya.Selain penerapan metode ‘Kartu Pelangi’ pada arus balik tahun ini Polres Banyuwangi, juga akan memperpanjang pengamanan pelabuhan. Meski Operasi Ketupat Lebaran sudak harus berakhir pada tanggal 6 Agustus mendatang. Kebijakan ini sengaja dilakukan Polres Banyuwangi, lantaran arus balik dari Jawa ke Bali di Pelabuhan Ketapang diperkirakan akan molor. Data pelabuhan hingga H+7 lebaran, dari 300.000-an kendaraan dari Jawa ke Bali pada arus mudik kemarin, baru 40 persen yang sudah kembali pada arus balik ini.”Ini kebijakan kami untuk memastikan para pemudik disini aman,” ucap mantan Kapolres Jombang ini.Sedikitnya 20 hingga 30 personel akan diturunkan pada pengamanan arus mudik lanjutan di pelabuhan ASDP Ketapang. “Namun jika ternyata terjadi lonjakan, kami juga akan memperbanyak personel,

KOMUNIKASI YANG BAIK TERCIPTA DENGAN SEBUAH SENYUMAN

DSC_0144BANYUWANGI, Humas Polres Banyuwangi – senyum merupakan bagian dari gerak tubuh manusia yang sangat mudah dan menyenangkan untuk dilakukan oleh manusia. Senyum akan berdampak kepada makhluk disekitar kita, perasaan menyenangkan akan didapat orang lain. dengan senyuman akan menghasilkan komunikasi yang baik dengan orang lain. sebagai anggota Polri yang bertugas sebagai pelayan, pengayom dan pelindung masyarakat haruslah pintar-pintar untuk menyenangkan mereka. Dengan senyuman masyarakat akan senang dengan petugas, akan tetapi tidak melenceng dari aturan-aturan yang berlaku di negeri ini. Rasa sakit karena arogansi polisi sedikit demi sedikit akan luntur dan terselimuti senyuman yang diberikan petugas. Rasa senang, bahagia dan riang gembira selain menciptakan pribadi yang positif juga berdampak kepada orang lain. keegoisan, kedengkian dan kesombongan serta sifat yang dimiliki manusia akan hilang sendiri.

PATROLI LAUT UNTUK MENGAMANKAN SELAT BALI

IMG_20140802_185126BANYUWANGI, Humas Polres Banyuwangi – Kesuksesan Pengamanan hari raya Idul Fitri 1435 H di Kabupaten Banyuwangi tidak lepas dari kekompakan anggota Polres Banyuwangi dalam melaksanakan tugasnya.event pengamanan tahunan untuk memberikan rasa aman,nyaman dan lancar kepada masyarakat dalam menyongsong hari raya Idul fitri 1435 H, serta pasca pelaksanaan perayaan hari raya. Kapolres Banyuwangi AKBP Tri Bisono Soemiharso,S.I.K. tidak tanggung dalam pelaksanaan pengamanan tahunan ini, mulai pengamanan jalur yang dipergunakan arus mudik dan balik, juga menyiapkan pengamanan laut. Patroli laut selat Bali tidak lepas dari pantauannya. Seiiring dengan keinginan masyarakat yang menginginkan pelayanan yang maksimal dari petugas keamanan, Perwira lulusan Akpol tahun 1994 yang murah senyum ini akan all out menerjunkan anggotanya.

ANTISIPASI MACET KETAPANG KAPOLRES BANYUWANGI TURUN LAPANGAN

ka triDalam mengantisipasi kemacetan di Pelabuhan Ketapang Kapolres Banyuwangi AKBP Tri Bisono turun langsung. Perwira jebolan akademi Kepolisian tahun 94 ini tidak segan-segan melaksanakan pengaturan lalu lintas dilapangan. selain itu AKBP Tri Bisono juga menyiapkan Formula khusus untuk antisipasi kemacetan, kantong-kantong parkir sudah disiapkan untuk mencegah mengularnya kendaraan di pelabuhan ketapang. dengan kebersamaan dalam melaksanakan tugas, bahu membahu terjadi disetiap pelaksanan tugasnya Tri Bisono ingin memotivasi anggota. Pimpinanan itu tidak hanya berbicara saja akan tetapi bisa mencontohkan ungkap Tri Bisono.

Tri Bisono menerjunkan 498 Personil untuk memberikan kenyamanan pemudik

DSC_0003BANYUWANGI, Humas Polres Banyuwangi – Dalam mensukseskan pengamanan Idul Fitri 1435 H yang identik dengan lalu lalang masyarakat melakukan aktivitas mudik dan balik, Polres Banyuwangi menerjukan 498 Personil dan 196 Personil dari Instansi lain untuk melakukan pelayanan terpadu. Keselamatan dan kenyamanan pemudik menjadi prioritas Kapolres Banyuwangi dalam mengamankan Lebaran tahun ini. AKBP Tri Bisono Soemiharso menggelar 3 Pos Pelayanan, 6 Pos Pengamanan, 6 Pos Wisata dan 1 Pos Bandara dikandung maksud untuk memberikan kenyamanan kepada para pemudik. Banyuwangi adalah pintu gerbang masuk dan keluar dari pulau dewata sehingga pengamanan pelabuhan Ketapang dijadikan prioritas.